iklan dibawah header

Virus CORONA : Indonesia melarang para Wisatawan dari daerah yang paling parah di Iran, Korea Selatan, Italia.

Virus CORONA : Indonesia melarang para Wisatawan dari daerah yang paling parah di Iran, Korea Selatan, Italia.

Indonesia pada hari Kamis mengumumkan pembatasan perjalanan baru untuk orang-orang dengan sejarah perjalanan dari daerah yang terkena virus corona di Iran, Korea Selatan dan Italia di tengah lonjakan signifikan kasus COVID-19 secara global.

Larangan sementara, yang akan mulai berlaku pada hari Minggu, akan mencegah orang yang telah mengunjungi daerah-daerah tertentu di tiga negara dalam 14 hari terakhir dari mengunjungi atau transit di Indonesia, kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi.

"Setelah meninjau laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia [WHO], telah terjadi peningkatan kasus di luar China, terutama di tiga negara: Iran, Italia dan Korea Selatan," kata Retno kepada wartawan di kantornya, Kamis.

“Oleh karena itu, Indonesia untuk sementara memberlakukan kebijakan baru untuk pelancong dari negara-negara tersebut,” tambahnya.

Kebijakan itu akan memengaruhi orang-orang yang memiliki sejarah perjalanan ke Teheran, Qom dan Gilan di Iran baru-baru ini; Wilayah Lombardi, Venetto, Emilia-Romagna, Marche dan Piedmont di Italia; serta Daegu dan Gyeongsangbuk-do di Korea Selatan.

"Wisatawan dari Iran, Italia, dan Korea Selatan yang datang dari luar daerah tersebut perlu memberikan sertifikat kesehatan yang sah yang terakreditasi dan dikeluarkan oleh otoritas kesehatan," kata Retno, menambahkan bahwa dokumen tersebut harus ditunjukkan saat check-in .

"Tanpa sertifikat kesehatan, pelancong akan ditolak masuk atau transit di Indonesia," lanjut menteri.

Penumpang yang memasuki Indonesia dari tiga negara - yang semuanya telah mencatat ribuan kasus COVID-19, terbanyak setelah China - diharuskan mengisi kartu peringatan kesehatan (HAC) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia.

Khusus untuk warga negara Indonesia, mereka yang tiba di kepulauan itu dari daerah yang disebutkan di Iran, Korea Selatan dan Italia, akan diminta untuk menjalani pemeriksaan medis tambahan di pelabuhan masuk, kata Retno.

Kebijakan itu akan mulai berlaku pada tengah malam pada hari Minggu, 8 Maret, dan akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan global, kata Retno.

Pada hari Rabu, WHO mencatat 2.223 kasus baru infeksi COVID-19 di seluruh dunia dan 48 kematian di luar Cina. Jumlah negara-negara yang terkena dampak telah mencapai 76, dengan Argentina, Chili, Polandia dan Ukraina baru saja melaporkan kasus pertama dari virus ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel