iklan dibawah header

Berita Trending hari ini, Seorang Sastrawan Nh.Dini Berada pada laman Doodle Google Saat ini 29/02/2020 ( tahun kabisat)

Berita Trending hari ini, Seorang Sastrawan Nh.Dini Berada pada laman Doodle Google Saat ini 29/02/2020 ( tahun kabisat)
29 Februari 2020 ketika anda membuka tampilan depan google apa yang  terlihat? dihari hari  sebelumnya sudah pati  kita akan melihat tulisan "Google" pada halam depan browser anda.  

Nah, namun sekarang tulisan itu tampak berbeda sedikit, yang tampak terlihat seorang gambar  perempuan di Bagi "O" tulisan "google" yang sedang menulis pada lembaran lembaran kertas.

Coba saja anda klik pada gambar google tersebut,maka akan terbuka tab baru yang bertuliskan NH dini. Nah itu lah dia sosok wanita yang ada di tulisan Google ia adalah "Nurhayati Sri Hardini Siti  Nurkatin" atau biasa dipanggil dengan sebutan "Nh.Dini".

Nh.Dini lahir pada tang 29 Februari 1938 Di Semarang. ia adalah Seorang Sastrawan, Dan Novelis. 

Dari kecil sewaktu Sd ia sudah gemar menulis namun tak heran sekarang ia melegenda menjadi seorang Sastrawan dan Novelis.

Nh.Dini dikarunia 2 orang anak yaitu marie-claire dan pierre louis dari suami tercintanya "Yves Coffin"

Namun sayang takdir berkata lain, Seorang sastrwan Nh. Dini dipanggil yang maha kuasa pada Usia nya ke 82 tahun atau tepatnya pada tanggal 4 desember 2018, ia meninggal disebabkan karena kecelakaan lalu lintas dijalan tol Tembalang,Semarang. yang mengakibatkan luka dibagian kepalanya sehingga nyawanya tak tertolongkan lagi. 

Nah Itulah kisah seorang "Nh.Dini" seorang tokoh Legenda Sastrawan yang sekarang ini lagi trend di pencarian google dan berada pada depan doodle google.

Berikut karya Sastara dari Nh.Dini:

Novel;
Hati yang Damai (1961).
Pada Sebuah Kapal (1973).
La Barka (1975).
Namaku Hiroko (1977).
Orang-orang Trans (1985).
Pertemuan Dua Hati (1986).

Perkataan atau ucapan Dini yang sampai saat ini masih dingat oleh google bahkan menjadi diabadikan oleh Google. Mungkin saja ini adalah pedoman hidupnya selama ia menekuni karirnya. 

"Sastra sebenarnya adalah makanan bergizi untuk jiwa dan pikiran manusia. Ini adalah fondasi dasar kemanusiaan, cerminan masyarakat, kehidupan sehari-hari, pengetahuan, dan nilai kebijaksanaan,".



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel