PUISI TENTANG CINTA - (DERMAGA CINTA)

PUISI TENTANG CINTA - DERMAGA CINTA

DERMAGA CINTA

Jauh di seberang, kapal tak kunjung menepi
Kepicak air berlabuh tak tahu kemana harus bertambat
Tiada angin laut yang berhembus
Pesisir tak lagi asin, pelaut tak kuasa tinggal
Tak kunjung berlabuh dermaga sepi

Manakala hujan yang datang menghampiri
Ia serupa sajak yang belum usai
Untuk dilihat pada esok hari
Mengagumi segala yang tertera melebihi warna jingga

Ku pikir ini rindu
Ternyata candu yang telah menjadi tabu
Ku ingin akan jadi romansa
Ternyata hanya sebuah fatamorgana

Semesta sangat ingin melihatmu
Kesakitan menahan rindu, sebab
Kesakitan akan membuatmu bersedih
Bertemu atau hanya terus merindu

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel