PUISI TENTANG KEHIDUPAN - (ALAMKU MURUNG DAN BERSEDIH)


ALAMKU MURUNG DAN BERSEDIH

Kabut asap masih menyelimuti
Embundan angin tak terlihat lagi
Pekat, jarank pandang terbatasi
Burung-burung besi enggan menghampiri

Kabut asap terus menemani
Tak terlihat terbit fajar sang mentari
Rerumputan berubah warna menjadi kecoklatan
Tak tersentuh basah tersirami air hujan

Pekat, sesak menyergap rongga dada
Udara tak sehat mengakibatkan ISPA melanda
Peri-peri mungil terkurung dalam sangkarnya
Merindukan indah sapa kesegaran udara
Alamku kini murung 
Saat kabut asap terus mengurung

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel