AKIBAT KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN RIBUAN MAHASISWA DEMO TUNTUT GUBERNUR RIAU MUNDUR

mahasiswa unri demo, akibat karhutla

Selain menuntut keseriusan pemerintah Riau, mahasiswa juga mengkritik Gubernur Riau, Syamsuar yang lebih memilih mengurus urusan yang tak penting, dengan menghadiri IMT GT di Thailand, di saat masyarakat Riau menderita bencana asap. Massa aksi mendesak Gubernur Riau Syamsuar untuk mencabut izin perusahaan pembakar hutan dan lahan yang mengakibatkan kabut asap di Riau.

Kali ini giliran ratusan mahasiswa HMI dari Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Riau (UNRI) mengelar aksi demo didepan kantor Gubernur Riau. 

Gelombang aksi demo dari mahasiswa menuntut agar Pemerintah Provinsi Riau serius dalam menangani kebakaaran hutan dan lahan (Karhutla), yang saat ini mencapai di titik asap yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat. 

Dari oritasi ratusan mahasiswa mereka meneriakkan menuntut Gubernur Riau Syamsuar turun dari jabatannya mundur sebagai Gubernur, karena telah gagal dalam memimpin Riau. Terutama dalam mengalami karhutla yang tidak sesuai janjinya, Gubri bahkan menghindar dari kabut asap.

Ketika masyarakat Riau terkena ISPA, beliau masih sempat-sempat ke luar Negeri. Sehingga mahasiswa mengadakan aksi demo ke Kantor Gubernor Riau dengan aksi mereka “Turun-turun, turunkan Syamsuar. Turunkan Syamsuar sekarang juga,”teriak mahasiswa di depan pagar Kantor Gubernur Riau, dengan penjagaan yang ketat dari aparat keamanan. “Seharusnya, Syamsuar lebih mementingkan masyarakatnya yang sedang sakit karena menghirup asap. Mana kepedulian mu Syamsuar, yang justru ke Thailand,” teriak mahasiswa.

Krisis udara segar yang dialami masyarakat seharusnya menjadi prioritas seorang pemimpin, namun Syamsuar justru ke Thailand. “Syamsuar enak ke Thailand, sedangkan masyarakat Riau menghirup kabut asab yang mengakibatkan penyakit ini.Kabut asap membuat Pemko Pekanbaru meliburkan seluruh sekolah dari tingkat TK, SD, dan SMP. Begitu juga Pemprov Riau meliburkan SMA sederajat, sejumlah kampus juga masih memperpanjang libur mahasiswanya salah satunya Universitas Islam Riau (UIR). 

Libur juga diberlakukan bagi staf dan dosen yang kondisi hamil. Presiden juga bisa evaluasi secara total dan komprehensif penyebab terjadinya kebakaran dan lahan di Riau serta asap, agar ada solusi jangka panjang di Riau tidak terjadi lagi bencana asap kedepannya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel